Lagi-lagi Lion Air membuat berita yang kembali mendiskreditkan mereka. Celakanya lagi, mereka seolah tidak ada upaya untuk memperbaiki imagenya.

Kejadian yang memalukan ini terjadi pada hari Selasa malam, 12 November 2013 di pesawat Lion Air Lion Air JT 768 yang tengah terbang dari Balikpapan ke Tarakan, Kalimantan Timur.

Seorang penumpang, Muhamad Santosa (37 tahun) memergoki penumpang lain di dekatnya yang seenaknya merokok di dalam pesawat. "Saya ambil rokok dan koreknya, saya serahkan ke pramugari. Saya bilang ini ada penumpangmu merokok di pesawat, pramugari kaget terus bilang Astagfirullah," jelas Santosa. Penumpang nakal tersebut sudah menghabiskan sepertiga batang rokoknya!

Atas laporannya, pramugari itu kemudian mengontak teman-temannya yang di depan. Ada 5-6 pramugari yang kemudian menghampiri dan mengerubuti serta mengomeli pria itu. Pria tersebut kemudian ditahan dan dicatat identitasnya.

Spoiler for bening:

Salah seorang pramugari ketika menegur penumpang nakal


Sang penumpang nakal itu kemudian (ngakunya) bilang bahwa dia baru kali ini naik pesawat.

Sialnya lagi, kejadian ini disangkal oleh Direktur Utama Lion Air, Edward Sirait yang menyebut penumpang merokok di lavatory dan lampu tanda peringatan menyala. Menurut saya, ini benar-benar sebuah blunder besar yang dilakukan petinggi Lion Air karena banyak saksi yang melihat insiden tersebut. Santosa meminta agar Lion Air bersikap jujur.

Aneh banget ya, barang berbahaya macam korek api kok bisa lolos dari prosedur scanning. Benar-benar memalukan.

Spoiler for pramugari bening marah (be-ep lovers dilarang buka):