Kasus pelanggaran hak privasi yang dilakukan oleh intelijen Amerika Serikat (AS), National Security Agency (NSA), terus berkembang belakangan ini. Mantan agen NSA yang memberikan informasi kepada media kin buka suara dengan menulis surat terbuka di salah satu media Jerman.

Edward Snowden, seorang mantan agen NSA mengungkap laporan-laporan misi yang telah dilakukan oleh intel AS tersebut. Dalam laporan itu jelas NSA melakukan pelanggaran dengan meretas dan memata-matai privasi berbagai tokoh dan masyarakat di seluruh dunia.

Tak hanya memberi informasi kepada media, kali ini Snowden menulis surat terbuka kepada publik di majalah Der Spiegel. Tulisan berjudul 'Sebuah Manifesto untuk Kebenaran' itu Snowden memberi tahu kepada semua orang tentang NSA.

"Dunia sudah mengerti dalam waktu singkat tentang badan-badan intelijen tidak bertanggung jawab yang melakukan pelanggaran hak privasi. Program tersebut tak hanya mengancam privasi seseorang, tapi juga mengancam kebebasan dan pada masyarakat terbuka," tulis Snowden di Der Spiegel, sebagaimana dilansir Softpedia, Selasa (5/11/2013).

Snowden juga mengungkapkan, badan intelijen AS bekerja sama dengan badan intelijen Inggris untuk melakukan pengintaian ini kepada seluruh dunia.

Snowden juga dikabarkan memberikan peringatan kepada pemerintah AS untuk mengubah sistem badan intelijen AS tersebut. Menurutnya, ia masih memiliki berbagai bukti tentang pelanggaran yang dilakukan oleh NSA untuk dipublikasikan ke media.